Kamis, 22 Agustus 2013

Konsep Dasar Pemrograman

Originating 
Berhubungan dengan pengumpulan data yang biasanya merupakan pencatatan data kedokumen dasar. Setelah dikumpulkan dilakukan proses input.

Input
Tahapan ini merupakan proses pemasukan data kedalam proses komputer melalui peralatan input.

Proses
Tahap ini merupakan proses pengolahan data dari data yang sudah diinput berupa proses menghitung membandingkan, mengurutkan, mengklasifikasikan, mengendalikan dan mencari di storage.

Output
Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data ke peralatan output berupa informasi (monitor, speaker, dsb)

Distribution
Tahap ini merupakan proses penyebaran informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan membutuhkan informasi.

Storage
Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahan data storage yang nantinya dapat dipergunakan untuk input proses selanjutnya.

Pengertian dasar program adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logika dan sistematis.

Tujuan pembuatan program

Membuat solusi dari pemecahan kasus yang timbul.
Meningkatkan kualitas dan performance dari kinerja kerja.
Membantu proses pengambilan keputusan.
Struktur Dasar Pemrograman
Salah satu tahapan dari pengembangan suatu program adalah menterjemahkan atau mengkodekan rancangan terinci yang telah dibuat menjadi suatu program komputer yang siap pakai.

Beberapa karakteristik seorang pemrogram yang mempengaruhi suatu program yang dibuat adalah sbb:

Memiliki pol pikir yang logis.
Memiliki ketekunan dan ketelitian yang tinggi.
Memiliki penguasaan bahasa pemrograman yang baik.
Memiliki pengetahuan tentang teknik pemrograman yang baik.
Langkah-langkah pokok secara umum didlam membuat program komputer

Mendefinisikan masalah.
Membuat flowchart.
Membuat program.
Melakukan tes program.
Membuat dokumentasi program.
Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.

Pemrograman Modular 
Dalam pemrograman modular program dipecah-pecah kedalam modul-modul dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tertentu.

Pemrograman Top Down
Sangat berguna dalam perencanaan pemrograman modular.

Stuktur Program Visual Basic
 Dalam membuat program, aspek utama yang harus diketahui oleh pemograman adalah struktur program. Programa akan berjalan baik, jika mempunyai struktur program yang benar. Begitu pula dengan membuat program dengan Visual Basic. Pemograman harus mengetahui struktur program yang berlaku pada Visual Basic. Agar dapat merancang sebuah program dengan baik dan terarah, sebaiknya harus mengenal terlebih dahulu struktur program dalam Visual Basic.
 Secara umum struktur program Visual Basic terdiri dari dua bagian, yaitu bagian deklarasi program dan bagian pernyataan program.
1. Bagian deklarasi Program
 Bagian ini merupakan bagian peletakan semua deklarasi data yang akan digunakan. Secara umum kata cadangan yang merupakan bagian dari deklarasi adalah: Dim, Private, Const, dan type.
a. Deklarasi Dim atau Dimension.
 Dim atau Dimension adalah kata cadangan yang sering dipakai mendeklarasikan Variabel yang akan digunakan dalam visual Basic. Pendeklarasian dengan pernyataan Dim berlaku pada pemograman modul, program dan sub-program
b. Deklarasi Publik
 Publik merupakan pernyataan yang menggantikan pernyataan global dalan Visual Basic. Pernyataan Publik menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan berlaku secara umum. Publik merupakan pernyataan level modul, artnya pernyataan ini pada dasarnya dideklarasikan pada semua modul.
c. Deklarasi Private
 Private menyatakan bahwa semua variabel yang dideklarasikan oleh pernyataan berlaku secara khusus (private). Pernyataan private merupakan pernyataan level sub-program, artinya pernyataan yang pada dasarnya dideklarasikan pada sebuah sub-program.
d. Deklarasi Statis
 Static sering digunakan untuk suatu variabel atau nilai agar tepat atau tidak berubah,selama program dijalankan. Pernyataan statik merupakan pernyataan level sub-program, artinya pernyatan yang pada dasarnya dideklarasikan pada bagaia sub-program.

e. Deklarasi Const atau Constanta
 Const atau constanta sering dipakai pada bagian deklarasi untuk memberikan harga konstan pada suatu variabel. Const merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan yang pada dasarnya dideklarasikan pada modul. Dalam prakteknya pernyataan const sering dipandu dengan pernyataan publik atau private.
f. Deklarasi Type
 Type dipakai bada bagian deklarasi untuk mendefenisiskan type data terdefenisi. Dimana type data ini dapat mengandung satu atau lebih dari suatu type data.
 Type merupakan pernyataan level modul, artinya pernyataan yang pada dasarnyadideklarasikan pada modul. Dalam prakteknya pernyataan type sering dipandu dengan pernyataan public atau private.
2. Bagian Pernyataan Program
 Program pada bagian ini ditulis pada jendela kode, jendela modul maupun jendela sub-program. Program pada bagian ini dapat memuat semua pemograman pengendali(event driven programming) yang merupakan salah satu kelebihan pada visual basic.


Select Case pada Visual Basic

Bentuk Select Case digunakan untuk percabangan banyak. Select Case biasa dipakai untuk alternatif Bentuk If..Then..Else, karena code-codenya lebih mudah dibaca atau tidak ruwet :) hehe...
Bentuk dari Select Case adalah berikut:

Select Case <kondisi>
Case <ekspresi-1>
 <pernyataan-1>
 ...
 <pernyataan-1>
Case <ekspresi-2>
<pernyataan-2>
 ...
 <pernyataan-2>
Case else
 <pernyataan –n>
End Select


Berikut Contoh dalam program :
1. Buat new project, Standard EXE

2. Masukan 2 buah textbox dan 1 buah commandbutton
3. Kosongkan properti text pada text1 dan text2, kemudian ubah caption command1 menjadi planet.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYcK5bqu200vqElRjQRjz0Z72Ahp-hov6whuvutW0g5pyCTbxXCoEgTqteUn0UQp1mlHWwDaiHvcPqEA3Y_9QvJUz1fP4YykZl4mgjIicPlHu1J8LDqhJUl8YKAVXDKaj4JcmttiVBvnvO/s320/select+case.jpg



4. Masukan code program seperti di bawah :
Private Sub Command1_Click()
Dim no_planet As Integer
Dim nama_planet As String
no_planet = Text1.Text
Select Case no_planet
Case 1
    nama_planet = "Merkurius"
Case 2
    nama_planet = "Venus"
Case 3
    nama_planet = "Bumi"
Case 4
    nama_planet = "Mars"
Case 5
    nama_planet = "Jupiter"
Case 6
    nama_planet = "Saturnus"
Case 7
    nama_planet = "Neptunus"
Case 8
    nama_planet = "Uranus"
Case 9
    nama_planet = "Pluto"
Case Else
    MsgBox " saat ini jumlah Planet yang di ketahui ada 9", vbOKOnly, "Nama-Nama Planet"
End Select
Text2.Text = nama_planet
End Sub
5. Jalankan programnya !! jika anda memasukan angka 1-9 pada text1 maka pada text2 akan muncul nama planetnya, jika yang anda masukan angka selain angka 1- 9 maka akan keluar messagebox.